"Sahabat Ku, Kekasih Ku----part 18"
Sesampai nya dirumah nagita langsung menaiki anak tangga dan berlari ke kamar nya. Dia menangisi apa yg sudah terjadi pada diri nya.
"Salah ku apa sama km dany.. hiks..hiks??" ucap nagita nangis sambil memeluk bantal yg ada diranjang nya.
Mbo yum yg melihat anak majikan nya sudah pulang buru2 langsung membuatkan makanan untuk nya.
"Tok..tok..tok.."
"Non.. makan dulu, mbok sudah siapkan di meja ya non.." ucap mbo yum dari balik pintu
Namun nagita tak menghiraukannya, ia terus saja menangis hingga mbo yum pun mendengar isak tangis nagita didalam kamarnya.
"Non, buka pintu nya.." ucap nya lagi
Dan lagi2 gak ada jawaban dari nagita. Akhirnya mbo yum kembali beraktifitas lagi.
Sore pun tiba saat mamah rita datang dari kantor,
"Mbo, nagita sudah pulang?" tanya mamah rita yg bru saja tiba dirumah
"Anu bu.. e.. anu.." ucap mbo yum yg gak tahu mau bilang apa
"Anu apa mbo..? bicara yg jelas mbo, nagita sudah pulang??" tanya mamah rita lagi
"Non nagita dari siang mengurung diri di kamar" ucap mbo ijah
Blum puas dengan jawaban mbo yum, mamah rita pun langsung keatas menemui nagita.
"Tok..tok..tok.."
"Sayang, ini mamah nak. Buka pintu nya.." ucap mamah rita memanggil2 putrinya
"Non nagita blum makan dari siang, ngurung diri terus dikamar" timpal mbo yum
"Sayang..? km dengar mamah kan nak..?" ucap mamah rita lagi yg semakin keras dan mencemaskan nya
"Sa....." ucap mamah rita terpotong saat nagita membukakan pintu nya dan langsung memeluk nya.
"Sayang.. km knpa?" tanya mamah rita yg mencoba melepaskan pelukan nya
Nagita hanya bisa menangis, hingga mamah rita pun membawa masuk ke kamar nya dan duduk diranjang nya.
"Mbo, ambilkan air putih buat nagita" pinta mamah rita
"Baik bu.." ucap mbo yum lalu pergi mengambilkan nya
Hingga mbo yum datang pun nagita hanya diam seribu bahasa.
"Ini non di minum dulu" ucap mbo yum
"Diminum dulu sayang biar tenang" ucap mamah rita mengelus pundak putri nya
Segelas air putih pun diminum nya, dan mamah rita pun mulai bertanya2 apa yg sebenar nya terjadi.
"Sekarang km cerita sama mamah, knpa km nangis?" tanya mmh rita
"Mah, Dany mah.." ucap gigi yg sedikit lebih tenang
"Dany, knpa dia?" tanya mamah nya lagi
"Mah, dany sudah bohongi aku..hiks..hiks.." ucap nagita menangis
"Maksud km bohong sprti apa sayang?" ucap mmh rita yg mulai memegangi wajah putri nya yg mulai menangis
Akhirnya nagita pun menceritakan semua kejadian yg dialami nya tadi siang kepada mamah nya. Dan mamah nya sangat kecewa dengan sikap dany yg seperti itu terhadap anak nya.
"Km yg sabar ya nak, mamah akan bicarakan ini semua nya ke papah km" ucap mamah rita lalu pergi untuk menghubungi suami nya yg masih berada di kantor.
"Tut...tut.."
"Angkat donk pah.. koq gak diangkat2" ucap mamah rita yg gak sabar ingin menyampaikan hal ini ke suami nya
"Hallo.." sahut papah gideon
"Pah, lagi dimana? bisa papah pulang sekarang?" tanya mamah rita serius
"Iya ada apa mah?, papah juga lagi jalan pulang" ucap papah gideon
"Mamah tunggu dirumah skrg" ucap mamah rita lalu menutup tlpn nya
Mamah rita tak sabar menanti suaminya sampai, dan akhirnya bunyi klakson mobil pun terdengar dari dalam rumah. Mamah rita pun langsung menghampiri nya.
"Mamah kenapa?" tanya papah gideon yg baru menuruni mobilnya
"Duduk dulu pah.. mamah mau bicara serius sama papah. Ini masalah dany dan nagita" ucap mamah rita
"Ada apa dengan mereka berdua?" tanya suami nya
Mereka berdua akhirnya berdiskusi tentang putri nya, dan papah gideon sangat membenarkan sikap nagita untuk memutuskan hubungan pertunangan nya bersama dany.
******
Kejadian beberapa bulan lalu yg dialami nagita membuat nya merubah cara pandangan hidup nya, tentang kecintaan nya terhadap seseorang tidak lebih dari kecintaan nya kepada sang pencipta. Dan kejadian itu membuat nya lebih dewasa lagi dalam menghadapi suatu masalah. Sekarang saat nya nagita bernafas lega, gelar Master of Commerce in Advance Finance dari University of Melbourne Australia pun diraihnya.
"Papah.." ucap nagita yg kini bersandar dibahu nya.
"Iya sayang.." ucap papah nya yg sedang membaca buku diruang tengah.
"Nagita kangen marsha.." ucap nya mulai manja
"Km siap2 gih,, besok kalian pulang kejakarta.." ucap papah nya yg masih terjaga dengan buku di tangan nya.
"Hahh.. serius pah??" ucap nagita kaget saat mendengar berita tersebut
"Iya sayang, papah sudah siapkan tiket km dan mamah untuk pulang ke jakarta" ucap papah nya
"Loh, papah gak pulang?" tanya nagita
"Papah akan menyusul kalian secepat nya" ucap papah nya
Nagita pun akhirnya packing malam itu juga, begitu juga mamah rita yg sibuk dengan barang2 nya. Dan esok nya mereka terbang ke Jakarta meninggalkan Australia.
Cerita ini hanyalah fiktif belaka, mohon maaf jika ada kesamaan tempat, dan nama pemain.
No comments:
Post a Comment